Kamis, 07 Januari 2016

puisi


Tetap Setia

Tuhan bolehkah ku memintaSatu kali lagi bersamanyaIzinkan ku ‘tuk memeluknyaMeski hanya sesaat saja
Apa semua itu masih mungkinSaat dia bersama yang lainNamun tetap ku simpanCintaku untuknya

Tetap setia ku menghitung hariTetap setia ku ‘kan menantiHingga saatnya ‘kan tibaDia ‘kan kembali bersama

Tetap setia ku menghitung hariTetap setia ku ‘kan menantiHingga saatnya ‘kan tibaDia ‘kan kembali bersamaku

Oktoberfest

             Oktoberfest in Deutschland                             

       Oktoberfest merupakan salah satu budaya yang terkenal di Jerman, yang merupakan festival terbesar di Jerman dan juga termasuk terbesar di dunia dengan karakteristik rasa Internasional abad 21, yang dihadiri sekitar 6 juta orang tiap tahunnya, termasuk didalamnya wisatawan asing dan pemuda-pemuda Eropa yang menghabiskan 7 juta liter bir dalam kurun waktu 2 minggu. Oktoberfest digelar untuk memperingati hari pernikahan Putra Mahkota Ludwig dari Bavaria yang kemudian menjadi raja Ludwig I dengan Putri Therese dari Sachsen-Hildburghausen pada tanggal 12 Oktober 1810. Orang-orang berbondong-bondong ke Jerman dari seluruh bagian dunia untuk berpartisipasi dalam festival tahunan terbesar di dunia selama hampir 200 tahun. Selain perayaan dua minggu di Munich , yang merupakan ibukota dari Bavaria dimana tradisi dimulai, Oktoberfest dinikmati dalam bentuk lain di kota-kota seluruh dunia. Pesta pernikahan putra mahkota tersebut diadakan di depan gerbang kota untuk merayakan acara kerajaan yang dihadiri oleh warga kota Munich. Pesta tersebut bertepatan dengan kegiatan mengosongkan penyimpanan bir musim semi untuk membuat bir musim gugur yang pestanya diadakan 16 hari berturut turut, dan tempat pernikahannya sekarang dikenal dengan nama Theresienwiese. Di alun-alun itulah Oktoberfest selalu dirayakan. Dalam festival ini, bir merupakan pusat perhatian utama dan salah satu produsen bir tradisional dari Bayern Mϋnchen ialah Löwenbräu. Selain itu, Oktoberfest juga dimanfaatkan oleh para petani sebagai ajang pesta musim panen. Yang kemudian menjadi pesta tahunan, disitulah pengusaha lokal berinisiatif mendirikan kurang lebih 15 tenda besar yang menyuguhkan berbagai macam bir yang berasal dari berbagai daerah di Jerman. Diantaranya, tenda Schottenhamel, Hofbrau-Fezelt yang terkenal ramah dalam hal pelayanan, tenda Weinzelt yang menawarkan 15 jenis anggur atau bir, dan ada juga tenda Augustiner-Festhalle yang merupakan favorit penduduk setempat. Kegiatan-kegiatan itu dimaksudkan dapat menyatukan seluruh warga Jerman dan memperkenalkan budaya yang unik tersebut selain sebagai tujuan utama untuk menambah penghasilan. Tenda besar itu pertama kali didirikan pada tahun1896. Pembukaan festival ditandai dengan pembukaan tong bir oleh Walikota München dengan mengatakan O'zapft is! yang artinya telah dibuka. Bir istimewa Oktoberfest yang memiliki rasa dan kandungan alkohol yang lebih pekat dan keras juga disiapkan untuk acara ini. Bir ini disajikan dalam gelas berukuran satu liter yang disebut Maß. Gelas pertama diberikan untuk Menteri-Presiden Bayern. Hanya produsen lokal yang diizinkan untuk menyajikan bir ini di suatu Bierzelt, yang merupakan tenda penyajian bir yang cukup besar untuk menampung ribuan orang. Selain menyediakan berbagai macam bir, pengunjung juga dapat menikmati berbagai jenis makanan, yang sebagian besar merupakan hidangan tradisional negara Jerman khususnya kota Bayern, seperti hand (ayam), käsespätzle (mi keju), himmel dan erde (sosis darah dengan bubur apel dan kentang), schlachtplatte (plat sosis campuran), hassenpfeffer (rebusan kelinci) dan tentu saja schweinshaxe (babi) dan sauerkraut atau krawu dalam bahasa indonesia, selain itu ada juga hidangan buntut sapi panggang. Uniknya, warga yang datang ke festival tersebut, masing-masing mengenakan pakaian tradisional Jerman. Lederhosen bagi laki-laki dan Drindl bagi perempuan. Ada juga pameran batu Bavaria dan pertunjukan musik pop dan musik tradisional Jerman dalam festival tersebut. Ada juga taman hiburan dengan roda ferris, roller coaster dan permainan jungkat-jungkit lainnya. Saat ini, oktoberfest bisa dibilang hampir sama dengan pasar malam, hal ini karena pengaruh zaman yang semakin modern, sehingga warga menambahkan konsep baru. Hal ini terbukti dengan banyaknya wahana yang bisa dijumpai disana. Pengunjung bisa menikmati berbagai macam permainan tersebut dengan biaya sekitar 3 sampai 7 euro. Semakin berbahaya wahananya, maka biaya yang dikeluarkan pun semakin mahal. Selain berbagai macam permainan, banyak juga semacam kios yang menjual manisan-manisan khas Oktoberfest dan juga cindera mata. Ajang ini biasanya diadakan selama 17 hari pada hari Minggu, minggu pertama bulan Oktober. Tetapi, jika hari Minggu ini jatuh pada tanggal 1 atau 2, maka festival akan dilanjutkan sampai tanggal 3 Oktober yang bertepatan dengan hari Persatuan Jerman. Selain pesta bir, pada saat perayaan ditutup, diselenggarakan pacuan kuda untuk keluarga kerajaan dan seluruh rakyat Bayern.